Logo Pengadilan Negeri Palopo
Pembaruan terakhir: Selasa, 18 September 2018
shade

menlubelanda1

menlubelanda2

       3 jam bersama Menteri Luar Negeri Kerajaan Belanda H.E. Stephanus Abraham bersama rombongannya termasuk Duta Besar RI untuk Belanda. Perjalanan awalnya dimulai dengan mengunjungi Waduk Pridjetan yang dibangun tahun 1917, namun sebelum ke waduk, diadakan prosesi penyambutan oleh Pemkab Lamongan. Bupati Lamongan dalam sambutannya banyak mengurai riwayat pembangunan waduk dan manfaatnya ke masyarakat, sementara MENLU Belanda menjelaskan kedatangannya di samping telah bertemu dengan MENLU Indonesia untuk menjalin hubungan bilateral dan kesepakatan-kesepakatan juga kunjungannya ke Lamongan untuk menziarahi mengenang kerabatnya yang membangun waduk dan ziarah ke makam buyutnya di lokasi dekat waduk.

       Hadir dari PEMDA Lamongan adalah Bupati Lamongan, DANDIM Lamongan, Ketua PN. Lamongan, Nova Flory Bunda, SH., MH., Kajari Lamongan, Dia Astuti, SH., MH. Dan Ketua PA. Lamongan Dr. Hj. Harijah Damis, MH, SEKDA Lamongan dan para Kepala Dinas Instansi. Pada kesempatan itu, MENLU Belanda banyak berbincang-bincang dan terkesan sangat ramah, bahkan sempat berbincang-bincang dengan KPA. Lamongan. Pada kesempatan itu pula IA menjanjikan bea siswa bidang pengairan untuk warga Lamongan.

 

menlubelanda3

menlubelanda4menlubelanda5

       Bangunan waduk Pridjetan terlihat sangat kokoh, besi-besi pegangan anak tangga masih utuh dan terlihat ciri khas bangunan Belanda meski telah berusia 100 tahun. Menyertai Rombongan MENLU Belanda melihat kondisi waduk harus menuruni beberapa anak tangga, kemudian naik kembali tidak terasa lelah karena banyak bercanda dan bercerita dengan dubes RI untuk Indonesia maupun rombongan lainnya.

       Selanjutnya perjalan dilanjutkan ke Desa Tenggulun, kecamatan Solokuro tempat tinggal Amrozi (pelaku Bom Bali) untuk menyaksikan secara langsung keberadaan yayasan lingkar perdamaian yang merupakan upaya untuk mengarahkan kembali keluarga Amrozi yang telah keluar lingkaran faham radikal dan ditempat itu dijumpai saudara Amrozi yang tampil presentasi perjalanan hidupnya hingga kembali dan mengajak para napiter untuk keluar dari faham radikal.

menlubelanda6

       Para keluarga Amrosi yang mengajak untuk berfoto setelah makan siang.

Berpisah dengan rombongan MENLU BELANDA tepat jam 13.30. selamat jalan.

Pencarian

Informasi Cepat

  • 1
A- A A+

Alih Bahasa